Posts

Showing posts from August, 2025

Pengetahuan Tentang Sistem Islam yang Disajikan Dalam Poster-Poster dan Talk Show

Image
Pada tanggal 10 Maret 2017, lebih dari 1000 pengunjung memadati Gedung Perwira Balai Sudirman, Jakarta untuk menghadiri Ekspo Pendidikan Islam dengan tema "Khilafah dan Pendidikan: Menghidupkan kembali Masa Keemasan". Acara ini diselenggarakan oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) dan mendapat respon positif dari pengunjung. Para pengunjung, termasuk guru, orang tua, dan siswa, merasa tercerahkan dengan pengetahuan tentang sistem Islam yang disajikan dalam poster-poster dan talk show dengan pembicara yang berkompeten. Acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pendidikan Islam dan sistem Khilafah dalam mencapai kebangkitan Islam. Ekspo ini juga menampilkan ilustrasi tentang perjalanan sejarah pendidikan Islam dan metode mewujudkan kembali peradaban Khilafah. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye pendidikan Islam yang akan berpuncak pada Konferensi Perempuan Internasional pada hari berikutnya. Sumber : website HTI ...

FAKTA UTAMA SITUASI GAZA (Per 25 Agustus 2025)

Image
2508 UPDATE GAZA FAKTA UTAMA SITUASI GAZA (Per 25 Agustus 2025) 1. Deklarasi Resmi Kelaparan (Famine) oleh IPC/PBB • Pada 22 Agustus 2025, IPC (Integrated Food Security Phase Classification) menyatakan Gaza City dan sekitarnya mengalami "fase kelaparan" (IPC Fase 5). • >500.000 orang telah terdampak kelaparan parah, dan diprediksi mencapai 641.000 jiwa pada akhir September. • Ini adalah bencana kelaparan pertama yang dikonfirmasi di Timur Tengah modern. 2. Kelaparan Disebut “Buatan Manusia” dan Berpotensi Kejahatan Perang • PBB dan organisasi kemanusiaan menyebut kelaparan ini sepenuhnya dapat dicegah. • Blokade total, penghancuran sistem pangan, dan hambatan bantuan dianggap sebagai penyebab utama—bukan bencana alam. • Disebut sebagai potensi “senjata konflik” dan mungkin memenuhi definisi kejahatan perang.   3. Krisis Anak-Anak: Malnutrisi dan Kematian • UNICEF menyatakan Gaza mengalami “krisis nyata bagi kelangsungan hidup anak-anak.” • Banyak anak sudah t...

Menghidupkan Kembali Masa Keemasan

Image
Pada tanggal 10 Maret 2017, Ekspo Pendidikan Islam dengan tema "Khilafah dan Pendidikan: Menghidupkan kembali Masa Keemasan" diselenggarakan di Gedung Perwira Balai Sudirman, Jakarta. Acara ini dimeriahkan dengan Grand Final Olimpiade Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diikuti oleh siswa-siswa SMA se-Jabodetabek. Olimpiade ini bertujuan untuk memperkenalkan Islam dan pengetahuan generasi kaum muslimin tentang dunia Islam. Tiga kandidat utama yang lolos ke babak final adalah perwakilan dari SMAN 44 Jakarta, SMKN 7 Kabupaten Tangerang, dan Sekolah Islam Terpandu Insantama Bogor. Sekolah Islam Terpadu Insantama Bogor keluar sebagai pemenang olimpiade. Acara ini disambut antusias oleh sekolah-sekolah dan pengunjung, yang juga mendapatkan pengetahuan baru tentang Islam. Ekspo ini merupakan bagian dari rangkaian agenda menuju Konferensi Perempuan Internasional yang akan diselenggarakan pada hari berikutnya. Sumber : website HTI

Pentingnya Mengembalikan Sistem Pendidikan Islam yang Benar

Image
Di tahun 2017 lebih dari 1750 tokoh pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri menghadiri Konferensi Perempuan Internasional dengan tema "Khilafah dan Pendidikan Menghidupkan Kembali Masa Keemasan" di Balai Sudirman, Jakarta Selatan. Konferensi yang diselenggarakan oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) dan Divisi Muslimah Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir ini bertujuan untuk menyadarkan umat Islam tentang penyebab krisis pendidikan di negeri-negeri Muslim dan menawarkan solusi melalui sistem pendidikan Khilafah. Dalam konferensi ini, para pembicara membahas tentang bagaimana Barat telah meng'install' pendidikan sekuler di negeri-negeri Muslim untuk menjauhkan mereka dari aqidah dan warisan budaya Islam. Mereka juga menjelaskan tentang pentingnya mengembalikan sistem pendidikan Islam yang benar dan bagaimana Khilafah dapat menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas. Konferensi ini menampilkan berbagai pembicara dari berbagai negara...

Kurikulum Integral yang Holistik untuk Menciptakan Kepribadian Islam yang Mulia

Image
Pada tahun 2017 Dr. Nasreen Nawaz dari Hizbut Tahrir menjelaskan bahwa pendidikan dalam sistem Khilafah memiliki tiga tujuan utama, yaitu membangun kepribadian Islam, mengajarkan keterampilan dan pengetahuan praktis, serta mempersiapkan siswa untuk pendidikan tinggi. Pendidikan ini dirancang untuk menciptakan kepribadian yang terhormat, ulama, ilmuwan, dan pakar dalam berbagai bidang. Metode pengajaran yang digunakan adalah yang menginspirasi dan menstimulus pemikiran mendalam, dengan penekanan pada analisis dan pemecahan masalah kehidupan nyata. Kurikulum integral yang holistik ini akan menciptakan kepribadian Islam yang mulia dan siap untuk memasuki studi yang lebih tinggi. Di tingkat perguruan tinggi, pendidikan bertujuan untuk memperkuat kepribadian Islam dan menghasilkan para pemimpin yang mampu melayani umat. Hizbut Tahrir menawarkan visi pendidikan Khilafah yang unik dan hebat untuk menggantikan sistem pendidikan sekuler. Sumber: website HTI

Mengajak Umat untuk Menegakkan Kembali Sistem Pendidikan Islam

Image
Pada tahun 2017 Konferensi Perempuan Internasional dengan tema "Khilafah & Pendidikan, Menghidupkan Kembali Masa Keemasan" di Jakarta pada 11 Maret 2017, menampilkan parade tokoh yang terdiri dari guru, mubalighoh, intelektual, dan aktivis mahasiswa. Mereka menyampaikan komitmennya untuk mendukung ide-ide Syariah dan Khilafah, serta mengajak umat untuk menegakkan kembali sistem pendidikan Islam dalam institusi Khilafah. Dalam parade tersebut, mereka mengungkapkan keyakinan bahwa Khilafah akan mewujudkan pendidikan terdepan bagi anak-anak kaum muslimin dan melahirkan generasi cemerlang. Mereka juga menyerukan takbir dan mengibarkan bendera Rasulullah SAW, Al-Liwa, dan Ar-Royah, sebagai simbol dukungan dan semangat untuk menegakkan Khilafah. Sumber: website HTI

Pendekatan Islam dalam Pendidikan

Image
Pada tahun 2017 Dr. Nazreen Nawaz, Direktur Media Muslimah Kantor Pusat Hizbut Tahrir, menegaskan bahwa Khilafah menjamin pendidikan sebagai hak bagi seluruh warga negara, baik Muslim maupun non-Muslim. Tidak akan ada diskriminasi dalam sistem pendidikan Khilafah, karena pendidikan dipandang sebagai hak asasi warga negara. Berbeda dengan Barat, di mana pendidikan seringkali dipandang sebagai sarana untuk menciptakan kebutuhan industri dan mencetak lulusan yang dapat diatur, bukan untuk melayani kepentingan publik. Di Barat, banyak terjadi diskriminasi dalam pendidikan, seperti pelarangan penggunaan jilbab atau niqab di kampus. Sementara itu, di negara-negara yang dianggap maju dalam pendidikan, seperti Finlandia, Jepang, Korea, dan Singapura, masih terjadi masalah seperti stres, bullying, narkoba, dan bunuh diri di kalangan anak-anak. Menurut Nazreen, Islam memiliki pendekatan yang berbeda dalam pendidikan, yaitu untuk melayani kepentingan umat dan mencetak lulusan yang ber...

Konferensi Perempuan Internasional dan Expo Pendidikan Islam 2017 - Sumber: website HTI

Image
Pada tahun 2017 delegasi Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia (MHTI) yang dipimpin oleh Dr. Nazreen Nawaz hadir dalam program "BERANDA" di Jak tv pada Jumat, 10 Maret 2017. Mereka membahas tentang krisis pendidikan di dunia Islam yang disebabkan oleh sekularisasi pendidikan yang dipaksakan oleh Barat. Delegasi menegaskan bahwa kemajuan sains dan teknologi dalam sistem sekuler telah merusak generasi Muslim dan melahirkan peradaban yang rusak. Mereka juga mengajak kaum muslimah untuk berjuang menegakkan kembali sistem pendidikan Islam dalam institusi Khilafah, seperti pada masa kejayaan Khilafah Islam yang melahirkan banyak ulama dan ilmuwan Muslim terkenal. Acara ini juga dihadiri oleh Nesrine Boudhafri dan Zehra Malik dari Kantor Media Pusat Hizbut Tahrir. Konferensi Perempuan Internasional dan Expo Pendidikan Islam yang digelar pada 10-11 Maret 2017 di Balai Sudirman, Jakarta, bertujuan untuk menghidupkan kembali masa keemasan pendidikan Islam dengan mengusung tajuk ...

Panji Perjuangan Sejati: Liwa & Rayah

Image
Generasi muda hari ini sedang melawan, dengan simbol dari kisah fiksi yang relevan terjadi. Mereka temukan makna keadilan, kesetiaan dan perjuangan... bukan di dunia nyata, tapi dalam fiksi anime bajak laut. Di dunia nyata, Islam telah menawarkan semua itu. Bukan sekadar bendera, tapi panji perjuangan sejati: Liwa & Rayah. 

๐—œ๐—ป๐—ฑ๐—ผ๐—ป๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ ๐—ž๐—ฎ๐˜†๐—ฎ ๐—ง๐—ฎ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜๐—ฎ๐—ฝ๐—ถ ๐—›๐˜‚๐—ธ๐˜‚๐—บ ๐—ก๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—ผ๐—ป๐—ฎ๐—น ๐—ง๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐— ๐—ฒ๐—ป๐—ท๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ป ๐—ฃ๐—ฒ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ฎ๐˜€๐—ถ๐—น๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ถ ๐—ž๐—ฒ๐˜€๐—ฒ๐—ท๐—ฎ๐—ต๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฅ๐—ฎ๐—ธ๐˜†๐—ฎ๐˜

Image
Indonesia dikenal kaya akan sumber daya tambang. Negeri ini memiliki cadangan tambang yang melimpah, mulai dari nikel, emas, batu bara, hingga tembaga, yang tersebar dari Sumatera hingga Papua. Kekayaan ini semestinya menjadi modal besar untuk membangun kemandirian ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Namun, kekayaan ini belum sepenuhnya berdampak adil bagi kesejahteraan rakyat. Realitasnya, daerah penghasil tambang justru kerap mengalami kemiskinan struktural, kerusakan lingkungan, dan konflik sosial yang tak kunjung usai. Di balik ketimpangan itu, sistem hukum nasional memainkan peran penting. Alih-alih menjadi instrumen keadilan dan pelindung kepentingan rakyat, berbagai regulasi dan perizinan seringkali berpihak pada korporasi besar dan kepentingan elite politik. UU Minerba dan kebijakan turunan lainnya lebih banyak mengakomodasi ekspor bahan mentah dan kepentingan investasi asing daripada memastikan distribusi hasil tambang secara adil bagi seluruh rakya...

[VIDEO] Mencari Solusi Hukum Atas Degradasi Kualitas Penyelenggara Negara

Image
Mencari Solusi Hukum Atas Degradasi Kualitas Penyelenggara Negara https://youtu.be/-BeNHaNGiiA?si=Fnyh605l_OQXj5KR Bersama Pemantik Diskusi: • Dimas Widiarto, SH — Pegiat Literasi Sejarah Konstitusi • Annas Wibowo, SE — Penulis Buku Bedah Konstitusi Ngasah (Ngobrol Akrab Seputar Hukum) 11 Januari 2025 LBH Pelita Umat Korwil DIY instagram.com/lbhpelitaumat.diy 

As-Siyรขsah - Materi Syari'ah

Image
As-Siyรขsah - Materi Syari'ah (a) Pengertian as-Siyรขsah  (b) as-Siyรขsah al-Islรขmiyyah  (c) Peran Penguasa dan Umat dalam Politik Selengkapnya: https://t.me/opinikuat/1266 #PemimpinTaatSyariat #KetaatanDanKeadilan