Saudi Pelayan Amerika dan Tanah Suci
Pemerintahan Saudi selama ini mengklaim sebagai Pelayan Dua Kota Suci (Makkah dan Madinah). Pemerintahan Saudi juga setiap tahunnya menjadi pelayan bagi jutaan jamaah haji dari seluruh penjuru dunia. Namun ironinya, di luar itu, Saudi juga menjadi “pelayan” Amerika Serikat (AS). Padahal jelas AS adalah negara penjajah atas Dunia Islam. AS juga menjadi penyokong utama entitas Yahudi sang penjajah dan penindas kaum Muslim Palestina. Bahkan di tengah dukungan AS secara terang-terangan terhadap genosida (pembantaian massal) kaum Muslim Palestina oleh entitas Yahudi selama hampir dua tahun belakangan ini, kesetiaan penguasa Saudi sebagai pelayan AS tidak berkurang. Terbukti, penguasa Saudi tetap menyambut hangat Presiden AS Donald Trump yang datang ke negerinya pada Mei 2025 lalu. Pulangnya, Trump diberi “oleh-oleh” berupa kesediaan Saudi untuk membeli persenjataan dari AS senilai $142 miliar (sekitar Rp 2.354 Triliun). Ini merupakan bagian dari komitmen investasi Saudi sebesar $600 miliar (sekitar Rp 9.756 Triliun) di AS, yang juga mencakup sektor kecerdasan buatan (AI), infrastruktur, teknologi kesehatan dan kerjasama pertahanan.
Sumber: https://buletinkaffah1.wordpress.com/2025/05/30/edisi-395-haji-dan-persatuan-hakiki/
_💧SetetesHikmah_
=========
#IndonesiaBerkahDenganSyariahKaffah
#HidupBerkahDenganSyariah
#IdulAdha
#TaatPastiSelamat
_Turut sebarkan agar hidup lebih berkah_
Comments
Post a Comment