Di Mana Umat yang Kuat, Berkuasa di Bumi dan Bertaqwa?
Di Mana Umat yang Kuat, Berkuasa di Bumi dan Bertaqwa?
Aku melihat mereka, kaum yang kembali bersikap angkuh di muka bumi tanpa hak. Mereka berkata, siapa yang lebih kuat dari kami? Mereka bahkan bersekongkol melakukan kezhaliman, arogansi, dan kesombongan. Aku melihat mereka seperti para penguasa kaum Muslimin sekarang, yang akan berakhir dengan akhir hidup yang buruk, sehingga mereka merasakan adzab kehinaan di dunia dan akhirat, tanpa ada yang menolong.
Aku melihat mereka seperti Bani Israil, para penguasa yang membantai rakyatnya dan bersekongkol mencelakakannya. Mereka membantai kalian, mengusir kalian dari rumah dan negeri, dan tolong-menolong melakukan dosa dan permusuhan. Aku melihat para penguasa Arab seperti itu, tolong-menolong melakukan dosa dan permusuhan. Tidak ada balasan setimpal bagi mereka kecuali kenistaan di dunia dan siksa berat di akhirat.
Allah SWT berfirman: "Rasakanlah balasan apa yang telah kamu kerjakan" (TQS Az-Zumar: 24).
Aku melihat siksaan berat bagi orang seperti Fir'aun yang melakukan kesewenang-wenangan, kekejaman, dan kesombongan. Allah SWT berfirman: "Kami ikutkan laknat kepada mereka di dunia; dan pada hari kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan" (TQS Al-Qashash: 42).
Wahai kaum Muslim, Khalifah kaum Muslim adalah pemimpin yang sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya. Ia akan menghabiskan hidupnya untuk kebahagiaan umat Islam, didampingi para pendamping yang siap mengingatkan dan meluruskan kesalahannya.
Ia pemimpin yang mencintai umat, dan umat mencintainya; ridha terhadap umat, dan umat ridha terhadapnya. Ia mendoakan kebaikan untuk umat, dan umat mendoakan kebaikan kepadanya. Umat menaatinya, dan ia memberikan kebaikan kepada umat. Umat berlindung kepadanya, dan ia melindunginya.
Kehidupan para Imam seperti itu. Mereka salah satu dari tujuh golongan yang kelak mendapat perlindungan Allah di hari kiamat.
Mereka adalah kekasih Muhammad SAW, keras terhadap kaum kafir harbi, dan penyayang terhadap sesama. Mereka di antara manusia terbaik.
Syam dan warganya akan tetap selamanya menjadi aset umat yang melimpah, yang akan memakmurkan umat ini! Di dalamnya tersimpan para pahlawan, dan tanahnya akan menumbuhkan anak-anak dan cucu-cucu para pahlawan.
Said bin Zaid ra. memberitahu kami tentang bau harum keberanian para pahlawan. Ketika perang Yarmuk, kami berjumlah 24.000 orang tentara. Kemudian kami pergi melawan Romawi yang berjumlah 120.000 orang tentara. Lalu, Abu Ubaidah berdiri memberi semangat kaum Muslim untuk berperang, yang ketika itu kaum Muslim diselimuti ketakutan melihat banyaknya jumlah tentara Romawi. “Wahai hamba Allah! Tolonglah Allah, niscaya Allah akan menolong kalian, dan mengokohkan kedudukan kalian. Wahai hamba Allah! Bersabarlah, sebab sabar akan menyelamatkan kalian dari kekufuran, menyebabkan ridha Allah, dan menjaga dari aib. Segeralah ambil tombak kalian, pakailah baju besi kalian, dan tetaplah diam tidak bersuara kecuali dzikir kepada Allah.”
Kemudian Abu Ubaidah melompat pada musuh bersama para tentara Allah. Dan Allah mencabut dari dalam hati mereka rasa takut kecuali hanya takut kepada Allah. Tentara Allah mulai menerkam wajah pasukan Romawi, debu-debu bertebaran, dan perang sengit pun berkobar. 3.000 tentara kaum Muslim syahid dalam perang ini. Sementara 120.000 tentara Romawi binasa.
Ya Allah, kuatkanlah hati generasi umat ini dengan iman, kesabaran dalam menjaga agama, keteguhan dalam berdakwah, dan keberanian yang terus meningkat dalam mengibarkan bendera Islam.
Kuatkanlah kedudukan kami di bumi, jadikan kami berkuasa, gantikan ketakutan kami dengan keamanan, kehinaan dengan kemuliaan, dan kelemahan dengan kekuatan yang tak terkalahkan. Aamiin.
Referensi: website HTI bagus
Aku melihat mereka, kaum yang kembali bersikap angkuh di muka bumi tanpa hak. Mereka berkata, siapa yang lebih kuat dari kami? Mereka bahkan bersekongkol melakukan kezhaliman, arogansi, dan kesombongan. Aku melihat mereka seperti para penguasa kaum Muslimin sekarang, yang akan berakhir dengan akhir hidup yang buruk, sehingga mereka merasakan adzab kehinaan di dunia dan akhirat, tanpa ada yang menolong.
Aku melihat mereka seperti Bani Israil, para penguasa yang membantai rakyatnya dan bersekongkol mencelakakannya. Mereka membantai kalian, mengusir kalian dari rumah dan negeri, dan tolong-menolong melakukan dosa dan permusuhan. Aku melihat para penguasa Arab seperti itu, tolong-menolong melakukan dosa dan permusuhan. Tidak ada balasan setimpal bagi mereka kecuali kenistaan di dunia dan siksa berat di akhirat.
Allah SWT berfirman: "Rasakanlah balasan apa yang telah kamu kerjakan" (TQS Az-Zumar: 24).
Aku melihat siksaan berat bagi orang seperti Fir'aun yang melakukan kesewenang-wenangan, kekejaman, dan kesombongan. Allah SWT berfirman: "Kami ikutkan laknat kepada mereka di dunia; dan pada hari kiamat mereka termasuk orang-orang yang dijauhkan" (TQS Al-Qashash: 42).
Wahai kaum Muslim, Khalifah kaum Muslim adalah pemimpin yang sesuai dengan perintah Allah dan Rasul-Nya. Ia akan menghabiskan hidupnya untuk kebahagiaan umat Islam, didampingi para pendamping yang siap mengingatkan dan meluruskan kesalahannya.
Ia pemimpin yang mencintai umat, dan umat mencintainya; ridha terhadap umat, dan umat ridha terhadapnya. Ia mendoakan kebaikan untuk umat, dan umat mendoakan kebaikan kepadanya. Umat menaatinya, dan ia memberikan kebaikan kepada umat. Umat berlindung kepadanya, dan ia melindunginya.
Kehidupan para Imam seperti itu. Mereka salah satu dari tujuh golongan yang kelak mendapat perlindungan Allah di hari kiamat.
Mereka adalah kekasih Muhammad SAW, keras terhadap kaum kafir harbi, dan penyayang terhadap sesama. Mereka di antara manusia terbaik.
Syam dan warganya akan tetap selamanya menjadi aset umat yang melimpah, yang akan memakmurkan umat ini! Di dalamnya tersimpan para pahlawan, dan tanahnya akan menumbuhkan anak-anak dan cucu-cucu para pahlawan.
Said bin Zaid ra. memberitahu kami tentang bau harum keberanian para pahlawan. Ketika perang Yarmuk, kami berjumlah 24.000 orang tentara. Kemudian kami pergi melawan Romawi yang berjumlah 120.000 orang tentara. Lalu, Abu Ubaidah berdiri memberi semangat kaum Muslim untuk berperang, yang ketika itu kaum Muslim diselimuti ketakutan melihat banyaknya jumlah tentara Romawi. “Wahai hamba Allah! Tolonglah Allah, niscaya Allah akan menolong kalian, dan mengokohkan kedudukan kalian. Wahai hamba Allah! Bersabarlah, sebab sabar akan menyelamatkan kalian dari kekufuran, menyebabkan ridha Allah, dan menjaga dari aib. Segeralah ambil tombak kalian, pakailah baju besi kalian, dan tetaplah diam tidak bersuara kecuali dzikir kepada Allah.”
Kemudian Abu Ubaidah melompat pada musuh bersama para tentara Allah. Dan Allah mencabut dari dalam hati mereka rasa takut kecuali hanya takut kepada Allah. Tentara Allah mulai menerkam wajah pasukan Romawi, debu-debu bertebaran, dan perang sengit pun berkobar. 3.000 tentara kaum Muslim syahid dalam perang ini. Sementara 120.000 tentara Romawi binasa.
Ya Allah, kuatkanlah hati generasi umat ini dengan iman, kesabaran dalam menjaga agama, keteguhan dalam berdakwah, dan keberanian yang terus meningkat dalam mengibarkan bendera Islam.
Kuatkanlah kedudukan kami di bumi, jadikan kami berkuasa, gantikan ketakutan kami dengan keamanan, kehinaan dengan kemuliaan, dan kelemahan dengan kekuatan yang tak terkalahkan. Aamiin.
Referensi: website HTI bagus
Comments
Post a Comment